Jumat, 11 Maret 2016

Ulang Tahun, Ingat Pensiun.



Jadi, ketika hari ini dihujani ucapan-ucapan selamat ulang tahun, saya malah bertubi-tubi seperti ditampar. Bener ya, kalau waktu kecil kita nggak sabar menanti hari ulang tahun, semakin tua, hari ulang tahun pengennya ditunda aja selama mungkin. 

Ulang tahun, biasanya jadi moment untuk melakukan kontemplasi. Mikir, selama hidup sampai setua ini, sudah ngapain aja, sudah bikin apa, dan mau ngapain? Ulang tahun, juga seperti tendangan keras yang mengingatkan: Umur segini, sudahkah tercapai harapan dan cita-citamu, masa depanmu yang dulu kamu angankan?

Throwback, waktu saya ulang tahun ke 16, waduh belum jelas terbayang masa depan saya seperti apa. Mau kuliah di jurusan apa, -aja- belum tahu. Tabungan? Punya lah, tapi yang ngisi kan ortu. Yakin deh akan nambah sendiri tuh jumlahnya. Hidup juga masih di rumah ortu, pakai motor dari ortu. Yang namanya masa depan itu masih luamaaa… lulus SMA aja belum. 

Sepuluh tahun kemudian, saya sudah selesai kuliah, sudah mulai kerja, mulai tinggal sendiri. Mm.. hidup mengalir aja gitu. Gimana nanti. Lagi senang-senangnya jadi anak muda. Mulai memang, ada keinginan seperti beli rumah, pakai kendaraan yang lebih nyaman, dll. Tabungan masih ada, nggak nambah fantastis juga sih. Tapi toh bisa bayar kos-kosan, masih bisa jalan-jalan, masih bisa beli baju baru. Pensiun? Duh, masih lama. Lagi sibuk cari jodoh nih.

Nah trus jika dulu waktu satu dekade seperti berjalan merambat, setelah itu waktu seperti kerjapan mata. Cepet banget, dan usia saya terus nambah, dan nambah, dan nambah. Nikah, punya anak, mulai nyicil rumah,… sampai sekarang.

Ulang tahun yang ini, saya mulai khawatir. Keinginan sepuluh tahun yang lalu? Meski ada yang belum tercapai, ada sebagian yang telah terwujud. Alhamdulillah. Tapi bukan semata karena itu. Sambil melihat anak-anak lari-lari saya sungguhan berharap masih akan hidup sehat saat mereka mulai dewasa. Melihat mereka lulus kuliah, bekerja, menikah, plus bonus hari bermain dengan cucu-cucu. 

Bagaimana saya di ulang tahun saya yang sepuluh, dua puluh, atau tiga puluh tahun lagi? Sehat? Punya cukup uang? Hmm.. Kerja wiraswasta nggak menjamin masa depan saya bakalan diganjar pensiun dan pesangon. Keinginan saya, tetap bisa hidup mandiri, tetap bisa jalan-jalan, dan bisa beliin mainan buat cucu.

Sambil gitu mulai ngitung:
Misalnya sekarang usia saya 35 tahun dan mau pensiun 20 tahun lagi. Anggaplah biaya hidup perbulan saat ini 5 juta. 20 tahun lagi, dengan tingkat inflasi rata-rata per-tahun 7%, maka yang tadinya 5 juta perbulan tadi menjadi 19juta lebih. (Hitung pakai kalkulator future value yang bertebaran di internet yah.)

Jadi kira-kira 20 juta/bulan adalah biaya hidup saya ketika usia 55 tahun. Jika harapan hidup manusia Indonesia diatas 70 tahun, kasihlah bonus jadi 75 tahun, (mudah-mudahan lebih dan berkah), hitungannya menjadi:
20juta/bulan x 12 bulan x 20 tahun = 4.800.000.000 (ebuset banyak banget tuh nol)
Jadi totalnya 4,8M buat hidup cukup di masa tua sampai usia 75 tahun.

Nah trus? Tabungan ada kan? 
*Pengsan dulu ah.


Eit, sebelum pengsan kudu ngucapin, “Selamat ulang tahun” dulu, buat KomunitasBlogger Gandjel Rel, yang kelima foundernya adalah emak-emak keren dan beken di jagad perbloger-an Semarang dan Indonesia. Gandjel Rel yang ulang tahun perdananya tanggal 22 Februari, dirayakan secara unyu-unyu bertebaran balon dan warna pink di tanggal 6 Maret 2016. Tempatnya di River View Cafe Semarang, dan menghadirkan tema hebat: “Cicil Masa Depanmu Dari Sekarang!”, didukung oleh Manulife Asset Management Indonesia (MAMI). 
Para founder Gandjel Rel dan MAMI (plus krucil)


Eh, apa itu tadi? Nyicil Masa Depan?

Ibu-ibu mana yang nggak tahu kalau semua panci yang ditawarkan mas-mas waktu arisan bisa dicicil. Esmud-esmud kota besar sudah lazim menenteng gadget yang cicilannya ngabisin separo gaji sebulan. Hari gini semua barang bisa dicicil. 

Kalau masa depan, emang bisa?
Halo? Mas dan Mbak dari MAMI. Tolong jelaskan. 

Jadi, kemarin di syukuran ultah Gandjel Rel yang pertama, MAMI berbagi informasi tentang pentingnya nyicil untuk masa depan. MAMI ini sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun di Indonesia dan 125 tahun di dunia sebagai perusahaan Manajer Investasi. MAMI menawarkan beragam jasa manajemen investasi dan reksadana di Indoensia. 

Nah, salah satu cara yang paling jitu buat nyicil masa depan adalah dengan berinvestasi di reksadana. Reksadana itu apa? Jangan malas cari tahu dong. Saatnya internet buat belajar nggak cuma buka online-shop. Hehe. Infonya banyak dan bisa didapat di website, facebook, twitter-nya Reksa Dana Manulife

Yang jelas, dibandingkan instrumen investasi lainnya yang namanya Reksadana ini punya beraneka keunggulan antara lain:
1.       Terjangkau, mulai 100 ribu bisa beli reksadana.
2.       Mudah, investor tidak perlu repot, karena investasinya dikelola oleh para profesional di bidang investasi.
3.       Aman, karena dikeloka oleh manajer investasi, diadministrasi oleh Bank Kustodian, dan diawasi oleh OJK.
4.       Bukan Obyek Pajak, hasil investasi reksa dana tidak dipotong pajak, Buu.
5.       Likuid, bisa dicairkan kapan saja.

Salah satu produk reksadana yang hari itu diperkenalkan oleh mas Surya dari MAMI adalah tentang Manulife Dana Kas II (MDK II). MDK II ini adalah produk Reksa Dana Manulife yang memberikan return senilai deposito (saat ini) tapi dengan berbagai keunggulan.
Keunggulannya:
1.       Tanpa Biaya, tidak ada biaya penempatan ataupun pencairan
2.       Diversifikasi, ditempatkan pada sejumlah akun deposito di berbagai bank
3.       Fleksibel dan Likuid, minimal investasi 100 ribu, dapat dilakukan penambahan sewaktu-waktu, dan dapat dicairkan kapan saja pada hari kerja, besoknya sudah masuk.
4.       Manajemen resiko, penempatan melalui proses investasi yang ketat, dan monitoring dan review terhadap proses investasi.

Selain MDK II tentunya Produk Reksa Dana Manulife ada bermacam-macam. Bisa dipilih sesuai kebutuhan dan profil investasi kita.
Sekarang tolong bangunin saya dari pengsan tadi. 

Bagaimana caranya saya punya 4,8M - 20 tahun lagi?

Pilihan 1: NABUNG DI CELENGAN AYAM
Foto celengan dari nyunyudotcom
Hue,.. kalau mau nabung biasa ya kudu nyiapin dana 20 juta/ bulan untuk dapat 4,8M itu. *Pengsan lagi nggak nih enaknya?

Tenaang kan masih ada pilihan nabung di deposito bank yang terkenal aman dan terpercaya itu. 

Pilihan 2: NABUNG DI DEPOSITO

Yuk mari kita hitung: pakai kalkulator yang tersedia di Reksa Dana Manulife:
Kalkulatornya seru lho, memudahkan kita menghitung aneka keperluan.



Lihat hitungannya langsung mewek juga di pojokan. Kalau pengen punya duit 4,8 juta 20 tahun lagi, kudu punya deposito saat ini sekitar 1,25M. Duitnya belum ade, Bang! Belum lagi return deposito itu dikenakan pajak.
Jadi aku kudu piye?
Nyicil, Bu! (Bisikan mesra dari MAMI) Gimana caranya?


Pilihan 3. NYICIL MASA DEPAN
MAMI siang itu ngasih flyer, di dalamnya ada tabel investasi ini: 
Tabel investasi Manulife, buat hitung cepat kebutuhan kita

Dari tabel itu saya jadi tahu, misal saya invest 1juta/ bulan ke instrumen investasi yang imbal hasilnya 15% pertahun, maka dalam 20 tahun, hasil investasi saya sebesar 1,516M. 

Pakai cara praktis, misal nih ada reksadana yang proyeksi imbal hasilnya 15% kalau mau dapat 4,8M 20 tahun lagi, tinggal beli deh reksadana itu sejumlah 3,2 juta-an perbulan.

Aman nggak tuh, reksadana? Takut ah nanti duit sebanyak itu hilang gimana? 

Nah, reksadana ini hadir sebagai alternatif investasi dengan tingkat resiko yang lebih terkendali.Cocok buat orang yang masih takut berinvestasi langsung pada instrumen saham karena fluktuasi yang tajam. Dan mesti pinter memilih manajer investasi terkemuka yang profesional dan terpercaya.

Semua investasi ada resikonya. Tapi nggak investasi blass lebih beresiko. Ingat inflasi! Uang seratus perak jaman saya sekolah dulu bisa buat beli nasi goreng sama es teh. (Duh, ketahuan tuanya.) Sekarang? Dikasih ke pengamen aja mereka ngomel!

Jadi bukan 20juta? Bukan 1,25M? Bukan, “cuma” 3 jutaan.  

Tapi kok 3 juta ya, mahal ya,.. Duh.. buka kalkulator-nya lagi, berandai-andai nih, misalnya saya udah mulai menabung untuk pensiun ini dari 10 tahun yang lalu, cuma perlu 700ribuan/ bulan lho, buat dapat 4,8M-nya.
Nyeseek dan nyeseel. Emang gitu. Nunda melulu sih! 

Ini nih, tips dari MAMI buat yang mau investasi. 3-i: Insyaf, Irit, INVEST!

INSYAF dari denial, bahwa 20 juta perbulan tadi adalah kenyataan yang harus saya hadapi di masa depan untuk pensiun dengan nyaman.
IRIT, ya kalau mau mencapai tujuan itu kudu benar-benar menyisihkan (bukan menyisakan) uang. Wes, mulai ngurangin frekuensi buka online shop laah.
INVEST! Jangan tunda lagi. Buruan! Menunda itu mahal, Bu.

Sudah bangun dari pengsan?
Oke, mari nyicil!

Sebelum umur makin nambah, sebelum makin nyesel, dan akhirnya nggak dapat apa-apa.

Happy birthday lagi, Gandjel Rel, thank you, juga untuk Manulife Asset Management Indonesia, for the reminder. Investasi memang tidak pantas ditunda. Sama seperti usia yang tidak bisa ditunda. 

Eh, happy birthday for me, too.





Sabtu, 26 September 2015

Ada Peternakan di Swalayan!



Nestlé Indonesia didirikan pada tahun 1971, adalah anak perusahaan Nestlé S.A., perusahaan terkemuka di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan yang telah beroperasi selama hampir 150 tahun, berkantor pusat di Vevey, Swiss. 

Sedangkan Nestlé DANCOW sendiri telah dikenal para Ibu di Indonesia sebagai susu bubuk berkualitas tinggi dan bergizi. Para Ibu sudah tak asing dengan DANCOW Parenting Center, sebuah program parenting yang membantu para orang tua untuk membantu tumbuh kembang optimal si Kecil. 

Kali ini Nestlé punya gawe lagi yaitu Nestlé DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure. Acara ini digelar di ADA Swalayan Setiabudi Semarang mulai tanggal 26-27 September 2015. Blogger Gandjel Rel Semarang diundang untuk ikut dalam acara seru ini. 
Para Pembicara Dancow Excelnutri+ Media Gathering

Dalam media gathering, ada empat pembicara yaitu Dr. dr Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, ahli gizi ibu Sari Sunda Bulan, psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, dan Head of Corporate Communication PT Nestlé Indonesia, Nur Shilla Christianto. Acara menjadi hidup karena dipandu oleh mbak Shahnaz Haque yang ceria dan penuh semangat. 

Menurut Dr. dr Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, definisi anak sehat ada dua, yaitu sehat secara fisik, dan sehat secara psiko-sosial.  Bagaimana ciri anak yang sehat secara fisik? Salah satunya si Kecil akan terlihat kuat, terampil, dan gesit. Sedangkan kesehatan psiko-sosial akan tampak dari si Kecil yang  cerdas, ceria, percaya diri, kreatif, komunikatif, dan berperilaku baik. 

Untuk menjaga si Kecil agar tetap sehat secara fisik, sangat penting anak mendapatkan kecukupan nutrisi yang lengkap dan seimbang sejak 1000 hari pertama kehidupannya. Alias sejak awal ibu hamil hingga usia dua tahun. Sedangkan untuk mendapatkan anak yang sehat secara psiko-sosial, diperlukan stimulasi yang tepat dan penuh kasih untuk si Kecil. 

Sebagai ahli gizi, ibu Sari Sunda Bulan menekankan bahwa tahun pertama adalah tahun terpesat si Kecil tumbuh. Karena itu penting bagi para orang tua memperhatikan kecukupan nutrisi di tahun kritis itu. Fakta yang kemudian diungkap ibu Sari, bahwa 80% sistem daya tahan tubuh terletak di saluran cerna. Untuk membantu perlindungan salah satu sumbernya adalah Lactobacillus rhamnosus, Bifidobacterium longum, selain serat pangan inulin, serta nutrisi penting lainnya.  
 
Itu dia Tumpeng Gizi Seimbang, bagian bawah itu karbohidrat.
Penting untuk memperhatikan “Tumpeng Gizi Seimbang” ketika menyiapkan makanan. Di grafik ‘tumpeng’ ini, garam, gula, dan minyak berada di puncak tumpeng, sehingga kebutuhannya sangat sedikit, jadi harus dibatasi. Variasi dalam makanan juga sangat penting. Misalnya si Kecil tidak suka nasi, untuk mencukupi karbohidratnya dapat diganti ubi atau kentang, misalnya. 

Selain variatif, orang tua juga mesti memperhatikan jumlah makanan yang diberikan untuk si Kecil. Ingat bahwa ukuran lambung anak itu terbatas. Jadi jangan cekoki anak dengan sekedar makan dalam jumlah banyak. Dengan My Plate Planner, orang tua dapat mengatur jumlah dan variasi makanan yang bergizi untuk si Kecil. 
Lihat label ini sebelum membeli susu

Bu Sari juga menekankan pentingnya para orang tua memperhatikan cara membuat susu yang benar. Jadi, yang benar adalah, siapkan air hangat (bukan air panas apalagi air mendidih!) di gelas sesuai takaran, ambil susu dengan sendok bersih dan kering, baru dituang ke dalam gelas air dan diaduk. Susu harus dikonsumsi sesaat setelah diseduh. Jangan menyeduh susu di pagi hari, baru kemudian meminumnya di sore hari, misalnya. 

Begini lho Bunda, cara menyimpan susu, tutup rapat dalam kemasannya, baru dimasukkan ke stoples
Kesalahan lain yang sering dilakukan orang tua adalah dalam proses menyimpan susu, susu (bubuk) hendaknya tetap disimpan dalam kemasan alumunium foilnya. Tutup rapat dengan cara melipat-lipat ujung kemasan, lalu baru dimasukkan ke dalam kemasan kedap udara/stoples. Simpan dalam suhu ruang, tidak kena panas matahari. Jangan masukkan sendok basah ke dalam susu. Jangan simpan dalam udara terbuka, karena susu itu seperti protein lainnya, bakteri baiknya akan cepat bereaksi dan mudah busuk, jika disimpan dengan tidak tepat. 

Pembicara ketiga adalah psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi. Bu Vera mengingatkan pentingnya memberikan “Cinta Sejati” untuk si Kecil. Cinta sejati adalah mewujudkan cinta secara bijaksana, memberikan yang terbaik sesuai kebutuhan anak. Biarkan si Kecil bereksplorasi, kemudian awasi, bukan batasi. Kepercayaan yang diberikan dalam bereksplorasi akan membuat si Kecil menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh. 

Dengan semangat itu pulalah, Nestlé meluncurkan Nestlé Dancow Excelnutri+ yang merupakan rangkaian susu pertumbuhan yang diformulasikan untuk anak mulai dari usia satu hingga dua belas tahun. Head of Corporate Communication PT Nestlé Indonesia, Nur Shilla Christianto menyatakan bahwa Nestle berkomitmen untuk terus melakukan inovasi menyediakan kebutuhan nutrisi sesuai dengan tahap tumbuh kembang si Kecil. Penyempurnaan nutrisi Nestlé Dancow Excelnutri+ merupakan wujud komitmen untuk ikut mewujudkan anak Indonesia yang lebih sehat. 
 
Blogger Gandjel Rel bersama para pembicara.
Acara Dancow Ranch Adventure ada untuk membantu orang tua agar si Kecil dapat belajar dan bereksplorasi. Di Ranch Adventure, si Kecil dapat bermain di area bermain seolah-olah berada di peternakan. Lima aktivitas seru itu antara lain Animal Petting, Fishing Area, Milking Cow, dan Pony Riding. Selain itu ada juga area konsultasi agar orang tua dapat berkonsultasi dengan para ahli mengenai tumbuh kembang si Kecil. 
 
Dapatkan nutrisinya, lalu si Kecil bisa bebas bereksplorasi di DANCOW Ranch Adventure
Selain di Semarang, Ranch Adventure sebelumnya diselenggarakan di Jakarta dan Yogyakarta, lalu akan menyusul diadakan di Makasar, Medan, Surabaya, dan kembali ke Jakarta. Coba intip serunya kegiatan di Ranch Adventure!

Serunya 'tangkap' ikan. Dan si ikan bisa dibawa pulang, lho!
 
Ini manfaatnya si Kecil bermain di kolam ikan.
Arena Animal Petting, banyak kelinci lucu!

Ada kuda poni juga!
Milking Cow, pasti si Kecil heboh sendiri belajar memerah susu.

Si Kecil bisa mewarnai
Sementara orang tua berkonsultasi dengan nutrisionist dan psikolog dari DANCOW


Uji keberanian si Kecil di panggung ini. Banyak hadiahnya!

   
Para orang tua yang bersemangat lihat si Kecil menunjukkan bakatnya di panggung.
   
Arena yang seru, Photo Booth, dapatkan kenang-kenangan foto keluarga yang bisa dibawa pulang.  




 Naah, seru banget kan acaranya. Jangan lewatkan kehadiran Nestlé DANCOW Excelnutri+ Ranch Adventure di kota Anda. Melalui perlindungan dalam DANCOW Excelnutri+ dan Ranch Adventure ini, si Kecil dapat bereksplorasi sekaligus menguatkan hubungan dengan orang tua sehingga dapat mewujudkan anak Indonesia yang tangguh dan kreatif. Seru, Bun!